Kesya
Drrrrtt! Drrrtt!!!
Benda mungil itu bergetar tepat di kantong rok seragamku. Hp
ku memang selalu ku atur dalam profil “sunyi” ketika berada dalam kelas seperti
ini. Yaa walaupun sedang istirahat, namun aku malas untuk keluar kelas saat
ini. Aku lebih suka duduk sambil mendengarkan musik atau mungkin tidur ! yaa
walaupun tidak senyenyak tidur dirumah. Namun, Aigooo!! Mengapa hari ini terasa
begitu melelahkan ? sedangkan aku tidak melakukan apa apa seharian ini. Aku
melihat jam ditanganku dan ternyata !! OMMO !! Kesya Hyena Idris ! kamu benar
benar keterlaluan! Ini baru jam 10 pagi, apa sebegitu membosankan dan otakmu
sudah kelelahan menerima pelajaran bahasa inggris dan fisika tadi ? . Dengan
malas aku menekan tombol tuk membuka kunci Aisshh
!! menggangguku saja! Walaupun sudah berpuluh puluh kali aku mendengar lagu
“That Man” yang dinyanyikan ulang oleh Cho Kyuhyun hari ini, apapun lagunya
asalkan Cho Kyuhyun yang menyanyikannya berpuluh-puluh bahkan beratus-ratus
kali tidak ada bosannya untuk ku dengarkan. Dan coba lihat satu pesan yang
kuterima di Hpku :
“Kesya, Papa harus
kembali lagi ke Bengkulu sekarang. Kamu sedang istirahat kan? Makanlah yang
baik dan minum yang banyak. Oke !! belajar yang benar, kejar cita citamu dan
masuk perguruan tinggi yang bagus. Semangat untuk Ujian Nasionalmu minggu
depan. Ingat !! MINGGU DEPAN !! jangan sia-siakan waktumu . Oke !!”
Setelah membaca pesan itu, rasanya kepalaku mendadak penat.
Aku membenamkan wajahku ke dalam
silangan kedua tanganku yang aku simpan diatas meja. “TERBEBANI” atau bisa
diartikan dengan kata “STRES” yaa memang walaupun tidak semua siswa yang
merasakan hal sepertiku ini menjelang hari Ujian Nasional itu datang, dan kini
rasanya begitu melelahkan. Setelah merasa nyaman dengan posisiku, aku memejamkan
mata dan tiba tibakedua sisi bahuku ada yang memegang kedua bahuku dan mencoba
membangunkanku.
“Hyena”
Yup ! tanpa melihatpun aku sudah tahu siapa orang yang
memanggilku dengan nama Hyena, orang itu adalah pria yang telah menjadi
kekasihku selama 11 bulan ini. Hmmm 11 bulan ? berarti bulan depanadalah
anniversary kamu yang pertama. Hmm pria itu adalah satu satunya pria yang amat
aku cintai namun itu dulu, sekarang terasa melelahkan atau bisa disebut dengan
bosan. Mungkin ini semua karena efek Pra UN Syndrome, yaa bisa jadi karena itu.
“Apa?”
Dengan posisi yang tidak berubah bahkan dengan malasnya aku
untuk membuka mata, namun pria ini benar-benar ingin membangunkanku. Ia
menggoyahkan pundakku.
“Hyena, bangunlah !! hari ini kamu kenapa? Kamu kurang sehat
hmm ?”
Aku tidak memperdulikannya bahkan aku mencoba untuk lebih
nyenyak lagi dalam tidurku.
“Hyena, kita ke kantin? Ayoo !! kita beli mie ayam
kesukaanmu, atau kamu ingin minum susu kotak cokelat hmm ?”
Dan akupun masih dalam posisiku, headsetpun belum terlepas
dari telingaku. Ya aku memang tidak terlalu suka mendengarkan musik dengan
volume yang terlalu besar sehingga aku masih bisa mendengar suara suara di
sekelilingku. Cukup lama kami terdiam, aku masih merasakan kedua tangannya
masih berada di kedua sisi bahuku. Kemudian aku mengankat wajahku, melepaskan
kedua headset yang terpasang di telingaku dan melihat wajahnya. Ya posisi kamu
saat ini hanya terpisahkan oleh satu meja yang memang aku duduk di bangku
paling depan. Aku melihat segala bentuk yang memenuhi wajahnya satu persatu
mata, alis, hidung, bibir, dagu, dan rambutnya. Aigooo !! mengapa semua terasa
biasa saja? Apa detak jantung ku sekarang sudah tidak berfungsi lagi ?
“kamu kenapa ?”
Tanyanya sambil memainkan poniku dengan tangan kanannya.
“hmm?”
Suara itu menegaskan pertanyaannya seolah olah menuntut
sebuah jawaban dari ku. Ya suudah saatnya aku menjawab, aku menghela nafas
sejenak dan tersenyum.
“Benn , aku ingin es krim. Kamu mau mengantarkanku pulang
sekolah nanti kan ?”
Pria itu tersenyum dan mengangguk berkali-kali , menandakan
bahwa ia mau bahkan sangat antusias untuk memenuhi permintaanku.
“tentu saja, aku akan membelikanmu es krim cokelat ukuran
besar !!”
Ucapnya sambil mengacak acak poniku. Benar juga, es krim
cokelat bisa membuatku tenang.
“pulang sekolah aku
tunggu kamu di parkiran. oke !”
“hmm oke. Benn, kembalilah ke kelasmu. Sebentar lagi bel
masuk, setelah ini kamu belajar apa ?”
“Bahasa Inggris ! AAAAAH !! aku lupa membeli permen”
Ia memukul keningnya menggunakan telapak tangannya dan
memasang senyum setannya kearahku. Tanpa sadar aku tersenyum dan terkekeh
kecil. Aku mengerti maksud dari perkatannya itu.
“jangan tidur ! ikutilah pelajarannya dengan baik”
“Hyena, kamu tahu sendirikan? Guru itu benar benar
membosankan !”
“Ne, kkeundae.. sebentar lagi Ujian Nasional. Kamu harus
mengikuti pelajaran dengan baik, arasseo ?”
“hmm arasseo ! tenanglah.. UN tidak semengerikan yang kamu
kira Hyena, hmm ?”
Ia kembali memainkan poniku dan menggiringnya ke samping,
merapihkan sedikit akibat ulahnya tadi. Tanpa bicara apapun, bahkan tidak ada
satu kata pamit yang keluar dari mulutnya. Pria itu sudah menjauh dari jarak
pandangku . Ck !! memang seperti itulah kebiasaan buruk yang dimiliki oleh pria
bernama Rachmanda Benn Primayudha. Kebanyakkan
orang memanggilnya Yudha namun nama Bennlah yang aku cintai. ^_^
●●●●
“Enak ?”
“Hmmmm !! Mashitta !!”
Jawabku bersemangat karena es krim cokelat ini benar benar
mengagumkan untukku.
“Papamu sudah kembali ke Bengkulu ?”
“Iya, tadi pagi”
“Hmm pantas saja”
“maksudmu?”
“Iyaa, pantas saja kamu diam terus seharian ini, kamu selalu
bersikap seperti ini jika Papa mu kembali bekerja. Dasar anak Papa !”
“hmm tapi kali ini bukan karena itu saja”
“lalu apa ? masalah Pra Un Syndrome mu itu?”
“bukan itu juga”
“AAAH ! aku tahu. Kalau begitu kamu memikirkan aku kan?”
Cih !! senyumannya itu senyuman setan, menggelitik, meledek.
“MWO !! yang benar saja”
Yaa walaupun itu sebenarnya yang aku pikirkan. Kemarin sore,
sahabatku, Tari, memberi tahuku bahwa Ia melihat Yudha dengan selingkuhannya di
sebuah Kafe. Mereka hanya berdua dan aku yakin Tari tidak berbohong. Sahabatku
sendiri mana mungkin Ia berbohong, Ia orang yang paling aku percaya. Itu bukan
yang pertama kali aku mendapatkan kabar tentang perselingkuhan Benn, dari
berbagai sumber. Namun, aku juga tidak akan langsung mengambil keputusan
sebelum aku yang melihatnya langsung dengan kedua mataku atau mungkin aku
sendiri yang benar benar berurusan langsung dengan wanita slingkuhannya itu.
Namun bukan berarti aku diam, aku selalu menanyakan hal ini pada Benn. Benn pun
selalu menyangkalnya. Hmm walaupun
misalkan benar tidak terjadi apa apa, terlalu sering mendapatkan kabar seperti
itu lama lama melelahkan. Semua itu terbesit olehku dalam keheningan kami. Aku
terus menyuapi sendok yang berisi es krim ke dalam mulutku, melumat es krim
cokelat dan merasakan sensasi manis cokelat di lidahku. Hmm semua terasa begitu
tenang ketika aku menikmatinya.
“Hyena, aku menyesal membelikan es krim itu untuk mu !”
“wae ?”
“kamu melupakanku ! dari tadi kamu asyik menikmati es krim
itu sedangkan aku ? kamu tak sadar ada aku di hadapanmu ? dari tadi matamu itu
tertuju pada es krim itu. Aigoo !! apa es krim itu terlihat begitu tampan ? Yak
Hyena ! kamu tidak menawarkan es krim itu untukku ?”
“MWO ? salahmu sendiri. Biasanyakan kamu memesan 2 mangkuk
es krim, mengapa kamu hanya memesan satu ?”
“YAK !! Kamu tidak liahat ukuran es krim itu ? aku
membelikanmu es krim ukuran PALING BESAR !
SATU UNTUK BERDUA !! bukankah itu
lebih romantis ?”
“aigooo !! romantis katamu ?”
“Benar ! Romantis !! “
Ucapnya dengan senyum meringisnya mmendekatkan wajahnya lalu
melanjutkan perkataannya.
“kalau begitu suapi aku ! dengan begitu, sendok itu tidak
akan terlepas dari tanganmu dan sendok itu masih milikmu”
Yaa sendok ini memang hanya ada satu, dan aku tidak suka
melepaskan sendok dari tanganku ketika aku sedang makan sebelum makanan itu
habis. Namun, aku tidak pernah menyuapi makanan pada seorang pria, aku tidak
suka sesuatu hal yang berbau romantis. Rasanya terlalu menggelikan atau bahkan
menjijikan bagiku.
“MWO ?? menyuapimu ? nih untukmu semua. Aku sudah kenyang “
“Ommoo.. aku hanya bercanda Hyena ku sayaang. Ayo cepat
habiskan lagi”
“eobseo ! sendoknya sudah terlepas dari tanganku”
“YAK ! HYENA !! kamu itu kenapa ?”
“Benn, kemarin sore kamu kemana ?”
Sejenak Ia menghela nafasnya, DAN !!!! tak lama kemudian Ia
meledakkan tawanya !
“ahahahahahahaaha”
“BENN !! mengapa tertawa haa ?? AISH !! membuatku semakin
kesal saja “
“hahaha Hyena. Kamu itu lucu sekali ! kamu tahu ? wajahmu
seharian ini seperti eomma eomma yang sedang terbelit hutang, hahahaaha”
“MWO ??” #PLAK !!
“YAK !! Appo !!”
Ia memegangi kepalanya sambil mengelus-elus sedikit, naun
tetap saja bibirnya masih menyeringai. Akhirnya Ia pun mengontrol tawanya.
“aku tahu kamu akan menanyakan hal ini padaku. Semua
terlihat dari sikapmu seharian ini, kamu selalu diam jika sedang kesal. Aku
jelaskan !”
Ia menyilangkan tangannya, menatap fokus kearahku, berusaha
sekuat mungkin menamplikan wajah keseriusannya.
“kemarin sore, Hana memintaku tuk mengantarkannya
membeli kado, adiknya berulang tahun
hari ini. Kamu tahu sendiri kan ? Hana itu sahabatku, aku tidak mungkin menolak
permintaan sepelenya itu”
Aissh !! jinja ! Ia memasang wajah polos tanpa berdosanya.
“lalu ?”
“lalu apa lagi ? ya aku antarkan dia ke toko boneka, setelah
itu aku langsung pulangkerumah”
“kamu langsung pulang ?”
“iyalah . memangnya mau kemana lagi ? untuk apa aku
menghabiskan waktuku dengan wanita lain ?”
#SKAK !! rasanya kerongkonganku kering mendadak aku menelan
ludah yang rasanya seperti menelan batu. Aku menghela nafas sepanjang
panjangnya tanpa sadar aku memasukkan es krim itu lagi ke dalam mulutku. Kesya
Hyena Idris ! sadarlaah.. mana ada seorang pria yang mengaku secara terang
terangan bahwa dirinya sedang selingkuh. MALAS ! benar benar MEMBOSANKAN !
beginilah yang aku rasakan dalam hubungan kami sekarang.
“SUDAH HABIS !”
Aku tersenyum sambil menyodorkan mangkuk es krim kosong
“ayo kita pulang !”
Ajakku dengan raut wajah seolah olah tidak ada masalah. Aku
berdiridan menarik tangannya. Kami berjalan menuju tempat parkir.
“Hyena, besok pulang sekolah kamu mau kemana ?”
“berangkat les!”
Wae ? kamu ingin mengetahui jadwalku dan mendapatkan celah
kesempatan untuk jalan lagi dengan selingkuhanmu itu ? kemarin kamu pergi ke
Kafe,Benn ! dan kamu bilang hanya mengunjungi toko boneka ? Baiklaaahh... tunggu waktu yang tepat.
●●
●
Aku menyentuh layar Hp
ku dan tak ada nita sedikitpun tuk melepaskannya karena jika aku melepaskannya
mobil ini akan berhenti. Aku memiringkan Hp ini ke kiri dan ke kanan sebagai
arah kemana mobilku berjalan. Melewati mobil mobil lain sebagai musuhku, mengejar
target tuk membuka level semakin tinggi, melewati tempat tempat baru dan jangan
sampai menabrak.
“SpeedCar” game yang paling aku sukai, dan jangan ada yang
mengangguku disaat aku sedang memainkan game ini, karena tidak ada kata
“CONTINUE” pada permainan ini. Sekali kalah, maka kamu harus mengulanginya lagi
pada level awal yaitu level pertama. MENYEBALKAN BUKAN ? Aku terus
memainkannya, aku menggunakan headset agar audio suaranya lebih memberikan
sensasi yang lebih SERU !! . Dan , OMMO !! “Panggilan
masuk“ ?? AAHHH SIAL ! sudah berjam jam aku menghabiskan waktu dan sudah
puluhan tempat yang berbeda aku lewati di game ini. SEMUA AKAN KEMBALI PADA
LEVEL PERTAMA ?? hanya karena panggilan
masuk dengan nomer yang belum pernah aku kenal sebelumnya. Dengan malas aku
menggeser kursor panggilan dari arah kiri ke kanan, menandakan bahwa aku
menerima panggilan ini.
“Halo”
CK ! suara wanita, untuk apa seorang wanita menelfonku larut
malam begini ?
“Halo, siapa disana ?”
“Oh, Kesya Hyena
Idris. Aku Hana, kamu mengenalku ?”
MWO ?? Hana ?? ahahaha mencurigakan !
“Ne, aku hanya sekedar tahu. Aku tidak mengenalmu”
“hahaha Hey Kesya !
tenanglah, santai.. aku hanya ingin mengenalmu lebih dekat”
“hmm kamu Hana, sahabat Yudha bukan ?”
“Apa ? sahabat? Kesya,
kamu benar benar tidak tahu siapa aku ?”
MENYEBALKAN ! begitulah cela ku di dalam hati kepada wanita
ini. Kurang kerjaan ! mengganggu ! dan GAME KU itu !! AAAAAAARRGHT !! ingin
sekali aku menutup telfon ini ! Chakkaman ! mungkin dia akan memberi kabar menyenangkan
sebagai obat mimpi indahku malam ini.
“Kamu siapa ?”
“Sungguh kamu tidak
tahu siapa aku ? kkkkkk~”
Cih !! apa apaan ini ? wanita ini tertawa, yaa walaupun
suara tawa itu kecil bahkan nyaris tak terdengar.
“hmm begini saja,
sejak kapan kamu menjadi kekasiihnya? Hmm maksudku bulan apa kalian memulai hubungan
kalian ?”
Dia menanyakan hal seperti itu ? apa urusannya ? oke.. sabar
Kesya..
“Bulan April, wae ?”
“MWO ? bulan april ?
Aigooo !! Kesya ternyata lebih dulu aku”
“Apa maksudmu ?”
“Yudha ! Rachmanda
Benn Primayudha ! dia juga kekasihku. Bulan maret tepatnya kami mengawali
hubungan kami. Yaa walaupun hubungan kami tidak selalu berlangsung lama,
kkeundae saat ini Ia itu kekasihku. Hmm apa yaa istilahnya ? yaa bisa disebut
bahwa hubungan kami itu putus nyambung”
Aisshh !! JINJAA ! santai sekali cara bicaranya, dan
jeongmal ! mungkin ini adalah puncak akhir batas kesabaran dan kelelahanku.
Seperti dalam game, mungkin ini adalah Final Lap ! level terakhir yang harus
aku lewati. Dan apa ini ? apa maksud dari wanita ini ? ini seperti... hmmm ??
memperebutkan seorang pria ! ck!! Memikirkan hal ini saja membuatku mual. Benar
benar hal yang memalukan ! jika aku menjadi wanita ini, aku akan memikirkan
kembali beribu ribu kali untuk melakukan hal bodoh seperi ini. Apa alasan wanita
in ? karena cinta ? ahahaha semua hanya akan menguras pikiranmu, gadis cantik !
ah bukan ! wajahmu tidak akan cantik lagi jika memikirkannya.
“Lalu?”
Tanyaku dengan santai dan ternyata berhasil membuatnya
terkejut.
“MWO ?? Lalu ??”
Terdengar penekanan dari suaranya, dan aku yakin Ia sedang
bertanya dan meminta penjelasan dari pertanyaanku tadi.
“Ya ! lalu apa yang kamu inginkan ?”
“Kesya, aku ingin
menjadikannya milikku seorang ! hmm kamu bisa tinggalkan Yudha ? aku tahu Yudha
lebih mencintaimu dari pada aku, maka dari itu akan ada kemungkinan yang amat
teramat tipis bagi Yudha tuk meninggalkanmu. Maka bisakah kamu yang
melepaskannya ?”
Jinja!! Aku tak bisa menahan tawa mendengar semua
perkataannya membuat bibirku melebar kesamping sebanyak 4 jari, tenang dan
kontrol suara tawamu itu Kesya ! dugaanku benarkan ? wanita ini ingin merebut
Benn dariku. Aku menekan gas sekencang
kencangnya ketika melihat garis FINISH beberapa meter didepanku dan aku yakin
aku akan menang ! Begitulah posisiku saat ini jika di kondisikan dalam game
SpeedCar. Aku menghela nafas, dan dengan tenang aku menjawab.
“Ya, memang sudah aku pikirkan dari tadi. Ambilah dia ! Dan
......”
Kami terdiam dalam keheningan malam satu sama lain.
“Jangan menjatuhkan harga dirimu seperti ini lagi !
merendahkan wanita ! kamu tahu ? Oya, niat awalmu untuk mengenal lebih dekat
denganku, aku hargai itu ! kamu bisa tanyakan apasaja tentangku pada Benn ! ah
bukan ! kamu bisa tanyakan pada Yudha mu itu. Dia tahu segalanya tentangku. Dan
satu hal lagi..”
Wahwaaah !! sepertinya wanita ini mendengarkanku dengan
baik.
“Bersabarlah.. mungkin akan membutuhkan waktu yang cukup
lama baginya tuk melupakanku !”
“YAAKK !!!
KESY...............”
TUUUTT !!
Aku yang mengakhiri telfon darinya. Apalagi yang akan Ia
bicarakan ? itu kan yang Ia inginkan ?
Aku melihat jam digital kecil yang terletak diatas meja
kecil disamping ranjangku. 00.15 tepatnya ! aku mengaktifkan alarm ku , dan aku
harus tidur sekarang ! kamu tidak mau
mendengar omelan mama pagi nanti kan Kesya ? Dan untuk besok, aku akan menceritakan
semuanya pada Benn, aku akan mengakhiri hubungan kami. Semoga Benn memenuhi
permitaanku lagi karena segala permintaanku pasti terpenuhi olehnya. Namun,
untuk hal yang satu ini ? nanmolla !!
●●●●
Aku memegangi tas sekolahku, berjalan secepat mungkin menuju
gerbang sekolah dengan tempo langkahku seperti ini bisa dibilang bahwa aku saat
ini sedang berlari. Masa bodo dengan apa yang dilihat orang, yang memang saat
ini adalah waktu pulang sekolah semua siswa sudah keluar dari kelasnya masing
masing.
“Hyena, dengarkan aku dulu !”
Aku yakin pria itu sedang berusaha mengejarku, dan mencoba
menghentikan langkahku. Dan benar saja, Ia berhasil mencengkram tangan kiriku
dan dalam satu hentakkan Ia berhasil membalikkan tubuhku. Benar ! aku sudah
menceritakan semuanya dan aku juga sudah melontarkan permintaanku itu. Tidak
peduli dengan apa jawabannya, sebagaimanapun Ia menolaknya aku tetap akan
mengakhiri hubungan kami.
“Ayolah Benn, aku benar benar lelah ! kita berteman saja, kembali
seperti semula”
“Hyena, jadi kamu lebih mempercayainya dibanding aku ? yaa ini
semua memang salahku. Aku yang tidak memberitahumu bahwa Hana itu man....”
“Mantanmu ? dan kamu akan bilang bahwa mantan mantan mu itu memang
selalu ingin merusak hubungan mu dan berpura pura menjadi kekasihmu ?”
Aku lontarkan semua ! memotong pembicaraannya, karena aku
tahupasti itu yang akan Ia jelaskan. Babocheorom !! Ini bukan kali pertama Benn
!
“Benn, ini bukan pertama kalinya. Masalah seperti ini sering
terjadi! Kamu lupa dengan Sendy ? Winda? Bahkan Tia si wanita ekstrim yang
berani datang kerumahku hanya untuk memberitahuku bahwa Ia kekasih mu juga !
Ommoo !! sehebat apa dirimu itu Benn ?”
Apa ? mengapa pria ini diam? Tidak ada pembelaan ? atau memang
semua itu benar ? Mich’yo Namja !!
“Benn, aku benar benar lelah. Pikiran ku bukan untukmu saja.
Lepaskan aku, dan kita harus berusaha melupakan satu sama lain. Hmm ?”
Aku sudah mengontrol emosiku, aku memasang senyumku, memberikan
ketenangan dan ajakan damai untuknya. Tak ada satupun manusia yang menginginkan
permusuhan kan ? dan aku ingin permintaan ku itu bukan akhir dari segalanya.
“kamu berusaha saja sendiri, Hyena ! sampai kapanpun aku tidak
akan melupakanmu!”
JLEB !! speechless tepatnya !! aku masih terpaku ditempat, namun
pria itu mengatakan kalimat terakhirnya dengan senyum setannya. Satu tangan,
tangan kanannya sempat menyentuh pipiku dan tanpa ucapan pamit seperti biasanya
Ia sudah menjauh dari jarak pandangku. Aku melihat langkahnya semakin menjauh,
namun Ia terhenti dalam jarak sekitar 10 meter dari posisi sebelumnya. Ini
bukan tempat sepi ! jelas jelas posisi kami saat ini di lapangan dekatgerbang
sekolah. Pria itu memutar tubuhnya dengan posisi kaki yang di putar 90⁰. Ia
melambaikan tangannya dengan senyumannya. Laluuu....
“Hyena !! Saranghae !!”
MWO ? Micheosseo ??aku membulatkan mataku ketika melihat ekspresi
bodoh dari pria itu. Dengan refleks aku membalikkan tubuhku membelakangi pria
itu dan melanjutkan langkahku sebelumnya. Segera menuju gerbang sekolah,
mngacuhkan semua pandangan orang orang yang memiliki satu tujuan dengaku.
●●●●
“Jeongmal~yo ? Kesya, kamu yakin dengan keputusanmu itu ?”
“Clara, justru aku yang akan menjadi Babo Yeoja jika
mempertahankan hubungan itu”
“Ne, ara. Kkeundae,
hubungan kalian itu. Kalian itu pasangan yang serasi. Aigoo !! sayang sekali”
“Yak !! sahabat seperti apa kamu ini ? sharusnya bukan seperti ini
sikap yang kamu berikan unt......”
#PLETAK !! yup tepat sebuah spidol melayang di kepalaku. Spidol
itu berasal dari guru les ku di depan papan tulis ruang les.
“NEO !! jika tidak ingin mengikuti pelajaranku, silahkan keluar
!!”
“Jeongmal yongseonghamnida seonsaengnim”
●●●●
A Few Days Later..
Ujian Nasional ! # Check !!
Yudha
Cih ? makan malam ? beberapa minggu ini benar benar tidak bernafsu
untukku dengan yang namanya makan untung saja aku tidak sampai jatuh sakit
sehingga aku masih bisa menyelesaikan Unjian Nasional ku dengan baik. Saat ini
tinggal menuggu kelulusan dari dinas. Malam ini hujan, benar benar membosankan
! lebih b aik aku dirumah. Namun wanita ini memaksaku, yaa wanita ini adalah
Hana ! dia memang kekasihku. Semua ini memang salahku, aku yang bodoh! Aku
lebih baik meninggalkan Hana dari pada harus tersiksa seperti ini. Hyena, kamu sedang apa ? bagaimana Ujian
Nasional mu? Benar benar tidak mengerikan kan ? aku terus menunduk,
memainkan sendok dan garpuhku. Restoran ini adalah tempat yang sering kami
*Hyena dan Benn* kunjungi. Ku merasakan bahuku, sebuah tangan yang menggoyahkan
bahuku. Hyena ?
“Yudha . kamu kenapa ? ayo dimakan !”
“Yak !! Mengapa melepaskan sendokmu ? apa kamu tidak akan
mengahbiskan makananmu lagi ? dan mengajakku pulang?”
MWO ?? apa yang kamu lakukan ? dia bukan Hyena ! oh ayolaah..
sadar !! Yudha ! wanita ini memanggilmu Yudha ! bukan Benn.
“..........”
“Hana, Mianhae eo ?”
“eo ! gwaenchana. Yudha kamu kenapa ? aku akan melanjutkan
makanku, kamu juga harus menghabiskannya. Aigoo !!makananmu itu masih utuh. Apa
harus aku yang menyuapimu ?”
“Hana, cepat habiskan makananmu. Setelah itu kita pulang. Oke “
“Yudha, kamu harus makan !”
“hmm iya iya , aku akan menghabiskannya”
“hmm baguslah” (^_^) →
(-_-“)
●●●●
Aku mengendarai mobilku 120 km/jam . persetan dengan semua yang
ada ! aku mengantarkan wanita inin pulang kerumahnya, dan aku benar benar ingin
cepat sampai di rumah ku dan TIDUR !!
“Yudha !! kamu itu kenapa ?”
“wae ?”
“cepat putar balik mobilmu ! kamu lupa alamat rumah ku ? kita melewatkannya”
“Aish !! Jinja !!”
Syukurlah nona Hana ! kamu selamat sampai tujuan saat kondisiku
seperti ini. Baguslah Yudha ! setidaknya kamu masih bisa mengontrol emosimu.
“hmm gomaweo Yudha ku sayang !”
“hmmm”
Dan seperti biasa sebagai ucapan terimakasih, wanita ini yang
selalu memeluku duluan. Ck !! ini yang membedakan dirimu dengan Hyena, nona
Hana. Pria mana yang akan menolak ? namun, apakah tidak ada cara lain ?
membosankan !
●●●●
“Hey hey hey !! Yudha .. ahahaha keluarlah. Lihat kekasihmu itu.
Ia sedang....”
“sudahlah Bayu ! dia bukan kekasihku lagi sekarang”
Perkenalkan nama sahabatku ini Bayu Pradipta. Kami selalu di
tempatkan satu kelas dari awal masuk SMA hingga kini. Dari dulu Aku, Bayu,
ditambah lagi dengan Hyena adalah sahabat. Selama 2 tahun kami beriga di
tempatkan dalam satu kelas, namun Hyena seorang yang terpisah di kelas XII.
“MWO ? siapa yang mengakhirinya ? Hey, jangan jangan kamu ketahuan
selingkuh dengan Hana ? ahaha”
“Yak !! wanita bodoh itu yang menelfon Hyena”
“Ommo !! bukan Hana yang bodoh, tapi kamu Benn !! hahahahahahaa”
“Bayu !!”
Aku mendekatkan wajahku .
“Kamu BOSAN HIDUP ??”
Aku langsung merapihkan tasku, tak ada yang aku lakukan disini.
Memang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pun sudah tidak ada. Mau belajar apa
lagi ? Ujian sudah selesai semuanya. Membosankan ! dan untuk Hyena, aku sudah melihatnya.
Itulah salah satu alasan mengapa aku datang ke sekolah.
“Hey ! mau kemana ?”
“PULANG”
“Yudha ! ini baru jam 10”
“lalu ? lebih baik aku tidur dirumah dari pada disekolah”
Aku berjalan melewati lorong depan kelas Hyena, dan ada Hyena dan
kawan kawan sedang asyik mengobrol. Mwo ?? Aku tahu kamu melihatku dan pura
pura tidak mengenalku ? Bagus ! Kesya Hyena Idris ! kamu membuat ku gila !!
●●●●
Kesya
“Hey Kesya ! lihat mantanmu itu”
“Aigoo !! jam segini sudah menggendong tas ?”
“Yak ! Kesya. Kamu tidak lihat wajahnya ?”
“Iya benar, wajahnya lesu sekali, rambutnya, Aish !! semuanya
berantakkan !”
“bukan itu saja, liat matanya ! kelopak matanya merah. Apa dia
tidak tidur semalaman?”
Ck !! manamungkin seorang Rachmanda Benn Primayudha hancur karena
aku ? masih ada wanita lain dan dia tidak mungkin merasa sendirian seperti aku
belakangan ini kan ? aku mendengar
segala macam ocehan teman temanku . mengapa mereka yang sibuk ? sedangkan aku ?
tidak ada satu katapun yang ingin aku keluarkan dari mulutku. Sedikit aku
melirik ke arahnya, namun aku langsung memalingkan wajahku. Benar ! mengapa
kamu seperti ini Benn ?? kamu mebuatku gila !!
●●●●
“Aku pulang ..”
“yaa aku sudah tahu ! “
Ck ! bocah ini, aku baru saja datang, sudah cari ribut.
“Eonnie, bawa apa ? ada cokelat untukku ?”
“Ck ! sama sekali tidak terpikirkan olehku”
“Kalau begitu, apakah Kak Yudha menitipkan cokelat untukku?”
“Tidak”
“Yak ! Eonnie~ya”
Diam adikku sayang ! jangan pernah mengharapkan cokelat dari pria
itu lagi. Tidak peduli dengan ucapan adikku itu, aku terus melanjutkan
langkahku menuju kamarku. Baru aku akan membuka pintu kamarku.
“Kesya, barusan Yudha kerumah, dan memberikan ini untukmu”
Mwo ?? Bunga Lilly Calla. Sebuket bunga putih cantik dan ada surat
di dalamnya. Hmm lebih baik aku membacanya
di kamar.
“gomaweo eomma”
“Chakkaman!!”
“ada apa ma ?”
“Kesya , jangan terlalu di pikirkan hmm ? o iya, kapan tes ujian masuk unniversitas?”
“hmm. Minggu depan ma”
“sayang, jadilah orang yang HEBAT agar kamu mendapatkan yang HEBAT
pula. Biarkan Yudha menjadi tokoh dalam hatimu, namun itu hanya di masa SMA mu.
Untuk kedepannya kamu harus dapatkan yang lebih baik. Bukan hanya sekedar untuk
menjadi kekasih namun suamimu kelak. Maka dari itu, jangan terlalu dipikirkan !
fokuslah dengan masa depanmu terlebih dahulu. Ketika kamu telah memegang masa
depanmu, maka kamu akan merasakan ketenangan”
“hmm ne eomma, aku percaya akan hal itu. Terimakasih mama”
Eommaku benar. Semua yang Ia katakan adalah benar. Aku tersenyum
dan melanjutkan langkahku.
“tunggu dulu !”
“hmm apa lagi ma ?”
“mandi, dan jangan lupa keluar kamar lagi untuk makan malam.
Arasseo ?”
“Ne, ara eomma”
YESS !! Akhirnya aku benar benar bisa masuk kamarku. Oooh aku
merindukan ranjangku. Aku meletakkan buket bunga itu diatas meja samping
ranjangku lalu aku merebahkan tubuhku. Huft !! benar benar terasa melelahkan.
Kemana saja aku seharian ini ? yaa hanya keliling keliling tanpa arah dan makan
mie ayam. Aku membuka surat dari Benn !
Hyena..
Sudah lama
aku ingin memanggilmu nama itu.
Hyena..
Sudah lama
aku ingin membelikanmu es krim cokelat.
Hyena..
Sudah lama
aku ingin membelikan mu mie ayam.
Hyena..
Bagaimana
bunga dariku itu ? kesukaanmu bukan ? haha pasti kamu akan membencinya karena
kamu tidak suka keromantisan. Ini adalah pertama kalinya aku memberikanmu
bunga. Isn’t it ? JANGAN DI BUANG !
Hyena..
Sungguh
aku tidak punya keberanian tuk menemuimu dan mengucapkan semua ini. Jangankan
untuk itu, menelfon atau bahkan mengirim SMS pun
aku takut. Maka satu satunya jalan hanya dengan cara ini. Aku
menitipkannya lewat eomma mu.
Hyena..
Aku tahu
aku egois, maafkan aku..
Hana itu
memang kekasihku. Namun akut tak pernah mengakuinya. Wanita itu hanya
memanfaatkan kekayaanku. Aku sudah berkali kali meninggalkannya. Tapi wanita
itu benar benar !! wanita yang sama dengan kebanyakan wanita. Aku tidak
mencintainya.
Hyena..
Hanya kamu
yang aku cintai . sungguh !! kamu berbeda dengan wanita lainnya. Kamu tidak
suka dengan keromantisan, suka makan, kamu kuat memakan es krim cokelat ukuran
besar sendirian, kamu lebih suka tidur dirumah dari pada bermain keluar rumah,
kamu lebih suka main game dari pada jalan jalan ke mall, kamu kuat makan mie
ayam hingga 3 porsi sekaligus di depanku tanpa ada rasa malu, ck ! orang lain
tidak akan menyangkanya dengan ukuran tubuhmu ini. Kamu lebih memilih susu
kotak cokelat dari pada soft drink, mendengarkan musik adalah hobimu, dan kamu
tidak akan mandi sore jika tidak ada yang mengingatkanmu kan? Aku tahu jika
kamu diam berarti perasaanmu sedang buruk, dan yang amat sangat sulit ditemukan
pada manusia lain adalah kebiasaamu
memegang sendok, jika sendok itu terlepas dari tangamu maka kamu tidak
akan melanjutkan makananmu lagi. Hyena , aku tahu segalanya tentangmu, aku tahu
jumlah semua koleksi boneka Winnie The Pooh mu, aku rindu tawamu.
Hyena..
Aku
merindukanmu. “Benn!!” aku rindu panggilanmu itu.
Hyena..
Besok
adalah anniv kita yang pertama. Hahaha dan aku ingat bahwa hari ini adalah satu
bulannya hubungan kita berakhir.
Oya
Hyena..
Bagaimana
Ujian Nasionalmu ? benar kan kataku ? Ujian Nasional tidak semengerikan yang
kamu kira.
Selamat
menjalani dunia baru Hyena.. semoga cita cita mu terwujud.
Kelak
ketika aku sudah menjadi orang yang sukses, orang pertama yang aku temui adalah
kamu. Karena kamu yang telah mengubahku menjadi yang terbaik, mengajariku
segalanya, dan kamulah alasan mengapa aku sukses.
Oya kamu
masih memegang ucapanku waktu itu ? bahwa sampai kapanpun aku tidak akan
melupakanmu ! itu serius Hyena ku sayang !
Jeongmal
Mianhae.. Bogoshipo Hyena !
Saranghae
Benn